‘Patroli katak’ desa berupaya menghentikan kerusakan yang disebabkan oleh amfibi.
Ratusan katak telah diselamatkan dari jalanan sebuah desa setelah para sukarelawan membantu mereka melompat kembali ke sarangnya. Puluhan amfibi kecil telah bermigrasi ke sebuah kolam besar di dekat Dales Green Road di Mow Cop, Staffordshire, untuk musim kawin.
Perjalanan mereka sering kali melibatkan penyeberangan jalan pedesaan yang berbahaya di sekitar desa, yang telah menyebabkan puluhan orang tewas tertabrak kendaraan.
Helen De Takats, penyelenggara Mow Cop Toad Patrol, mengatakan para sukarelawan telah membantu lebih dari 300 katak menyeberang jalan selama tiga minggu terakhir.
Hewan-hewan itu kemungkinan besar lahir di kolam tersebut empat atau lima tahun yang lalu, katanya kepada BBC Midlands Today, karena mereka biasanya mulai kembali ke rumah pada usia sekitar itu.
“Ini seperti migrasi kembali ke tempat mereka dilahirkan,” katanya. “Anda bisa membayangkan bagaimana lanskap di sana bisa berubah dalam empat atau lima tahun.”
Relawan Melanie Selstrom mengatakan bahwa katak-katak itu sering kali mengikuti rute yang sama persis yang dilalui nenek moyang mereka selama beberapa generasi.
“Tidak ada yang bisa menghalangi mereka, yang sangat menyedihkan karena jelas tabrakan antara mobil dan katak bukanlah hasil yang bagus,” tambahnya.
Warga desa sekaligus petugas pemulihan alam, Elis Smits, mengatakan bahwa melindungi katak dan habitatnya sangat penting.
“Kolam-kolam telah berkurang secara signifikan, terutama di kebun-kebun perumahan,” katanya.
“Kualitas air merupakan indikator kunci bagi kelangsungan hidup katak. Jika kualitas air tidak dalam kondisi sedang hingga baik, maka hal itu dapat berdampak pada perkembangbiakan.”
Menurut penelitian dari badan amal Froglife, populasi katak biasa telah berkurang sekitar dua pertiga selama 40-50 tahun terakhir.
Para sukarelawan Mow Cop mengatakan bahwa mereka ingin meningkatkan kesadaran dan mendorong daerah lain untuk memulai patroli mereka sendiri, untuk mencoba mencegah penurunan lebih lanjut.